Hubungi saya segera jika Anda mengalami masalah!

Kirim Email Kepada Kami:[email protected]

Whatsapp:+86-13739610570

Semua Kategori

Berita

Beranda >  Berita

Analisis Perbedaan Kinerja antara Lembaran Galvanis: Lembaran Galvanis yang Difosfatkan vs. Lembaran Galvanis yang Tidak Difosfatkan

Dec 24, 2025

Pengantar:
Dalam dunia pengolahan kumparan galvanis, pemilihan antara kumparan yang dipasivasikan dan yang tidak dipasivasikan sangat memengaruhi kinerja produk, umur pakai, dan kesesuaian aplikasi. Memahami perbedaan utama dalam kinerja kumparan galvanis ini sangat penting bagi insinyur, pembeli, dan produsen. Artikel ini membahas karakteristik serta penggunaan terbaik masing-masing jenis.

Apa itu Kumparan Galvanis Pasif?
Kumparan galvanis yang dipasifkan menjalani perlakuan kimia tambahan setelah proses galvanisasi. Lapisan pelindung tipis (sering kali berbahan kromat atau bebas kromium) diterapkan pada permukaan seng. Proses "pasivasi" ini secara drastis meningkatkan ketahanan terhadap korosi dengan menciptakan penghalang yang memperlambat reaksi elektrokimia penyebab karat putih (noda akibat penyimpanan basah).

Keunggulan Utama:

  • Ketahanan Korosi yang Unggul: Memberikan perlindungan yang lebih tahan lama terhadap karat, terutama di lingkungan dengan kelembapan tinggi atau sedikit korosif.

  • Daya Rekat Cat yang Ditingkatkan: Lapisan pasivasi berfungsi sebagai dasar yang sangat baik untuk pengecatan atau pelapisan bubuk selanjutnya, alasan utama penggunaannya pada kumparan galvanis peralatan rumah tangga.

  • Tampilan Seragam: Menghasilkan hasil akhir permukaan yang lebih konsisten, sering kali sedikit iridescent.

Karakteristik Kumparan Galvanis Non-Pasifasi:
Kumparan galvanis non-pasifasi disuplai dalam keadaan galvanis "mentah", langsung setelah seng mengeras. Karakteristiknya meliputi:

  • Tampilan Mengilap/Bercorak: Menampilkan hasil akhir mengilap khas dari seng murni.

  • Ramah Fabrikasi: Permukaan ini optimal untuk jenis pengelasan atau pembentukan tertentu di mana lapisan pasivasi bisa mengganggu.

  • Efisien Biaya: Biaya sedikit lebih rendah karena menghilangkan langkah pemrosesan tambahan.

Perbedaan Kinerja dan Aplikasi:
Perbedaan kinerja utama terletak pada perlindungan awal dan jangka panjang .

  • Pilih Gulungan Galvanis yang Dipasivasi ketika: Gulungan akan disimpan sebelum digunakan, memerlukan paparan luar ruangan dalam waktu lama sebelum diproses lebih lanjut, atau ditujukan untuk produk akhir yang dicat seperti gulungan galvanis untuk peralatan rumah tangga (peralatan, unit HVAC) dan komponen otomotif.

  • Pilih Gulungan Galvanis Non-Pasivasi ketika: Material akan segera diproses dalam lingkungan terkendali, digunakan untuk komponen interior, atau di mana tampilan alami seng diinginkan untuk keperluan arsitektural.

Rincian Proses dan Panduan Pemilihan:
Pilihan ini merupakan bagian mendasar dari rincian proses kumparan galvanis. Untuk proyek yang menuntut ketahanan maksimal, seperti yang menggunakan kumparan galvanis berlapis seng tinggi (misalnya Z275 ke atas), passivasi sangat direkomendasikan untuk melindungi investasi pada lapisan seng yang lebih tebal.

Kesimpulan:
Keputusan antara kumparan galvanis yang dipasivasi dan tidak dipasivasi bukan soal kualitas, melainkan mengenai kinerja yang spesifik terhadap aplikasi. Dengan menyelaraskan perlakuan permukaan kumparan dengan lingkungan penggunaan akhir dan tahapan fabrikasi, produsen dapat mengoptimalkan umur pakai produk, fungsionalitas, dan biaya. Selalu berkonsultasi dengan pemasok Anda untuk menentukan tipe yang tepat bagi proyek Anda.

WhatsApp WhatsApp Email Email WeChat WeChat
WeChat